Rabu, 15 Februari 2012

Sadar Pintu Pernikahan

Bontang, 4 Februari 2012. Hari bersejarah, dimana tinggal satu dari tiga orang lagi yang belum menyempurnakan agamanya. Dimana semua kakak Saya tercinta telah menemukan partner hidup. Dimana Saya menjadi satu-satunya putra yang belum mendapat jodoh.

Aneh sebetulnya rasanya, ketika kumpul keluarga besar saya menjadi satu-satunya orang yang tidak punya pasangan. Ditambah berbagai sergapan sahutan om tante yang dengan setengah menggoda berkata, "Yang ini kapan nikahnya ? ".  Lucu juga si sebetulnya, dari titik itulah saya menyadari dan meyakini ternyata menikah itu hampir didepan mata sekarang, tinggal jodohnya dimana? wkwk.

Senin, 19 Desember 2011

Fase 2 Tahun

Bulan Desember ini, tanda pertengahan jalan dari sebuah fase hidup yang saya jalani. Fase belajar tujuan hidup, fase pembekalan diri, fase kemandirian, fase manajemen qolbu. Fase paling menantang sejauh ini.

Dua tahun lebih semua fase itu datang, tak ada yang meminta semua serba otomatis. Diberondong ribuan peluru fase-fase yang mencerahkan tapi kadang memuakkan. Luar biasa rasanya. 

Dua tahun lalu, bayangan saya tidak terlalu sama dengan apa yang saya alami sekarang. Tidak terbayang saya bisa menjadi seseorang seperti sekarang. Dari sisi terburuk hingga sisi terbaiknya.

Rabu, 23 November 2011

Miris, Medali Emas Tanpa Harga Diri

Di tengah gelegar euforia juara umum Indonesia di Sea Games ke 26, saya harus menarik nafas dalam-dalam. Sedih saja melihat video ini, jujur rasa bangga langsung luntur : 

Selasa, 22 November 2011

Catatan Perjalanan JOG - MLG dan MLG - SBY - JOG

Ini cerita pengalaman pendek saya tentang perjalanan pulang-pergi Kota Malang-Yogyakarta. Semoga bisa membantu teman-teman yang ingin bepergian menuju Kota Malang dari Yogyakarta dan sebaliknya. 

JOG - MLG
Tanggal 21 November 2011, masih sangat pagi, semua orang masih terlelap, langit masih sangat gelap, tak ada bedanya pagi dengan malam. Ya pagi itu di Stasiun Tugu Jogja sekitar pukul 00.15 WIB saya dan teman-teman saya berangkat menuju Kota Malang dengan kereta. Kereta yang kami tumpangi ialah Kereta Malabar kelas ekonomi dengan tarif Rp 60.000. Jadwal keberangkatan Malabar harusnya tepat pukul 12 malam, tetapi kereta Malabar saat itu mengalami keterlambatan sekitar 15 menit lebih, tetapi sepertinya keterlambatan kereta macam ini sudah biasa, dan memang kami merasa biasa saja dengan keterlambatan kereta saat itu begitu pula penumpang lain. Keunikan Indonesia sangat mudah memaklumi hal-hal kecil :).

Jumat, 11 November 2011

Meja Sederhana dari Tongkat dan Tali

Bukan mengenai pandangan, renungan, pemikiran. Namun mengenai cara membuat meja dengan tali dan tongkat.

Sebagai pembuka saja, pionering atau dalam bahasa Inggrisnya pioneering adalah seni/ cara kita membangun suatu bentuk bangunan sederhana dengan bantuan alat sederhana pula berupa tongkat, tali, pasak, dll ( definisi menurut Saya ).

Kali ini saya akan sedikit menjelaskan cara membuat meja sederhana dengan menggunakan tongkat dan tali. 
Supaya sama-sama mendapat gambaran yang jelas, saya coba memberi gambaran bentuk meja dengan teknik pionering. 

Rabu, 26 Oktober 2011

Proyeksi Ke 21

Alhamdulillah, Astagfirullah hal adziim... Umur 21 tahun baru saja terjejaki. Bercampur rasanya, sepertinya rasa senang dan sedih tak mampu saya membedakannya.

Mengapa senang, ya seperti kebanyakan orang moment seperti inilah saat semua orang memberikan perhatian kepada kita dan oleh karena itu wajar kalau kita senang. Mengapa sedih, karena saya merasa hubungan vertikal horizontal saya sebagai seorang pribadi begitu kacaunya.. 

Sabtu, 22 Oktober 2011

Beberapa Hal Untuk Kawan tentang Kita dan Bontang

# ingat saat celana andalan adalah celana Pramuka. Saat-saat dimana tidak ada celana lain yang paling nyaman dipakai kemanapun, dalam acara apapun, dan di kesempatan apapun. Saat celana Pramuka melambangkan semangat kebersamaan, kegilaan, pertemanan, perkelahian dan hal-hal yang terlalu sayang untuk dilupakan.

# pesawat kenangan adalah pesawat Dash 7 Badak NGL. Dari pernah mendengar cerita kepergian kakak kelas yang menangis didalamnya karena sedih meninggalkan kota tercinta. Sampai merasakan sendiri kegalauan bagaimana menangis dibandara dan linglung saat terbang meninggalkan Bontang untuk pertama kalinya.