Tampilkan postingan dengan label Perjalanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perjalanan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2011

Catatan Sindoro 3153 mdpl

Sindoro. Ya Gunung Sindoro, salah satu tujuan pendakian di daerah Jawa Tengah. Gunung Sindoro terletak di daerah antara Temanggung - Wonosobo. Ketinggian Sindoro mencapai 3153 meter di atas permukaan laut. Sindoro sendiri juga sering dijadikan tujuan pendakian yang disandingkan dengan Gunung Sumbing karena letak Gunung Sindoro - Sumbing yang hanya dipisahkan jalan penghubung daerah Temanggung ( Parakan ) - Wonosobo. 

Kali ini saya dan kawan saya berkesempatan mencicipi muncak di Gunung Sindoro. Jalur pendakian kami pilih melewati jalur kledung. Proses pendakian sendiri Alhamdulillah berjalan lancar. Kebetulan juga cuaca saat kami mendaki sangat mendukung, tidak telampau panas dan tidak terlampau basah karena hujan. berikut sedikit dokumentasi kami :

foto sebelum daki di basecamp
Pemandangan Gn. Sumbing dari kaki Gn. Sindoro

POS 3

Sabtu, 12 Maret 2011

Kenangan Tertinggal di Teluk Kaba

Perjalanan itu terjadi sekitar akhir bulan April atau awal bulan Mei tahun 2005. Kami melakukan sebuah ekspedisi santai menuju daerah padat hutan bakau di kawasan Taman Nasional Kutai, daerah tersebut bernama Teluk Kaba. Untuk pertama, daerah itu terdengar asing di telinga kami, hanya beberapa dari kami yang telah mengetahui daerah tersebut dari cerita-cerita orang yang kebetulan pernah mengunjungi Teluk Kaba sebelumnya. Hampir Seluruh dari kami waktu itu baru akan menginjakkan kakinya di daerah yang ternyata akan ada pengalaman luar biasa yang akan kami alami di sana. Hal itu membuat kami semua waktu itu sangat bersemangat untuk merasakan sensasi hidup di rimba tanpa adanya keramaian, peradaban dan jauh dari kota. Waktu itu kami rata-rata berumur 14-15 tahun, dan kami didampingi oleh tiga pembina, yaitu Pak Jun, Pak Mustofa dan Kak Zailani dari petugas TNK yang berbaik hati ikut mendampingi ekspidisi waktu itu. Dan pengalaman luar biasa itu dimulai...

Kami awali perjalanan dengan menggunakan SpeedBoat langsung menuju Teluk Kabah. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit. Sesampainya disana, kami langsung menuju basecamp tempat kami rencana menginap. Jarak basecamp dengan pelabuhan kira-kira 300 meter yang kami tempuh dengan berjalan kaki dan juga tidak lupa seluruh perlengkapan kehidupan misal, kompor + tabungnya, tenda, dan barang-barang pribadi yang kami angkat setengah mati. Tetapi segala tantangan itulah yang membuat kami tidak tenggelam dalam jurang keputus asaan.
muka girang..wekekekek..

Sabtu, 05 Maret 2011

Catatan JOG - SBY - BPN - BTG ( Part 3 )

Ini adalah bagian terakhir dari rangkaian panjang kisah saya pulang kampung kemarin. Semoga bermanfaat ye..
Di part 2 diceritakan saya sudah berada di bandara Juanda dan menunggu penerbangan menuju Balikpapan. 

Menunggu, pekerjaan yang sebenarnya mengasyikkan, gak perlu mikir, gak perlu capek, tinggal duduk dan melihat pemandangan sekitar. Tapi ternyata bosan menunggu mengalahkan asyiknya menunggu bung.. Kalau dihitung dari saya tiba di bandara sampai pagi hari saya telah melakukan kegiatan tak produktif selama kurang lebih 8 jam. Kerjaannya cuma duduk diem, kalau gak ada orang ya baring di kursi, liat hape yang gitu-gitu aja dan mandangin orang jalan kesana-kemari. Tapi ketika bosan itu muncul, semangat pulang kampung akan segera mengobatinya, sepertinya di depan mata sudah ada wajah ortu, kakak, rumah dan kawan-kawan lama.. 

Selasa, 22 Februari 2011

Catatan JOG - SBY - BPN - BTG ( Part 2 )

Di episode sebelumnya diceritakan bahwa saya telah selamat sampai bandara juanda. Perjalanan berjalan sesuai rencana dari proses pemberangkatan dari kos, menuju stasiun tugu, di dalam kereta menuju SBY hingga taksi menuju bandara juanda. Semua mulus, halus, lancar, tanpa hambatan hingga saya sampai di bandara yang mengawali semua kontradiksi perjalanan indah saya. hihii..

Bandara Juanda, inilah tujuan transit sebelum melanjutkan menuju pulau impian.. Saya tiba di bandara sekitar jam 9 malam, sedangkan jadwal  penerbangan ke BPN jam setengah 10, ya jam setengah sepuluh saya akan terbang. Sepertinya masih sempat saya untuk menunggu setengah jam sambil minum kopi atau pun teh hangat di cafe bandara lalu segera terbang, tetapi apa daya, sepertinya saya harus kecewa, karena penerbangan ke BPN bukan jam setengah sepuluh malam, tapi keesokan harinya..heuheu..

Kamis, 17 Februari 2011

Catatan JOG - SBY - BPN - BTG ( Part 1 )

Ini pengalaman saya pulang kampung ke Bontang ketika liburan semester kemarin. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang ingin melakukan perjalanan yang rutenya mirip-mirip seperti perjalanan saya ini.
Pulkam kali ini lebih berwarna, karena saya tidak memilih jalur biasa yaitu Jogja langsung menuju Balikpapan dan terus ke Bontang. Tetapi saya lebih memilih singgah dulu ke Surabaya lalu terbang ke Balikpapan dan melaju ke Bontang. Rencana itu muncul di otak karena melihat harga secarik kertas yang dipakai untuk terbang ke BPN dari JOG gak ketulungan harganya. Kalau harga tiket pesawat dari Jogja dan Surabaya menuju Balikpapan kita bandingkan, bisa kita dapat selisih sekitar 300rb (JOG  700-an rb; SBY 400-an rb) Ini di hari biasa ye, bukan di masa liburan seperti libur lebaran . Nah berangkat dari situ "insting" saya pun berbicara. Tentu saja pilihan untuk terbang dari Surabaya adalah sebuah keputusan yang tepat dan bijaksana.

Sore hari tanggal 26 Januari 2011 rencana itupun dimulai. Untuk menuju Surabaya saya numpang kereta Sancaka Sore. Nah untuk harga karcis kereta Sancaka Sore Eksekutif sebesar Rp 85.000,00. Murah kan? memang, karena kereta ini mulai berangkat dari Jogja bukan Bandung atau Jakarta yang harga tiket eksekutifnya bisa dua kali lipat harga eksekutif kereta Jogja. Ini penampakan karcis keretanya :

pengalaman pertama naik kereta eksekutif