Selasa, 07 Oktober 2014

Cerita Buluk #4

Cilegon - Suatu hari saya diminta menyiapkan list pertanyaan untuk pekerjaan sebuah project baru. Tidak semua memang, saya hanya diminta untuk menyiapkan list pertanyaan untuk disiplin Mechanical dan Piping. Karena posisi saya yang relatif baru (no need excuse :D) dan pengetahuan mengenai dunia engineering yang masih cetek, saya jalan terus merunut semua pertanyaan yang saya pikir pantas untuk ditanyakan.

Singkat cerita sampailah saya pada sebuah meeting membahas pertanyaan2 yg sudah disiapkan kelompok kecil yang terdiri dari berbagai disiplin, termasuk saya (Mechanical & Piping). Tak disangka tak dinyana meeting tersebut ramai dengan beberapa orang level atas dan ekspatriat berkulit sawo matang :). Saya yang masih anak bawang sontak "deg-degan". Yang ada di pikiran saat itu adalah apa yang akan terjadi saat beberapa "stupid questions" itu tampil di layar proyektor. Untunglah, saya pernah ikutan Pramuka. Mental ini terlatih untuk menghadapi segala macam kemungkinan. Yah apapun yang terjadi hadapi saja, jawab saja, sebisanya.

Berjalan meeting, sampailah pada sesi tanya jawab. Di sheet excel yang sudah disiapkan menunggu ikon mechanical piping (MECH-PIP) untuk segera di-klik. Sebelumnya ada pembahasan secara general bagaimana project ini akan berjalan. Hampir selesai pembahasan general mengenai proses dari project, tibalah saatnya list pertanyaan MECH-PIP ditampilkan. Sheet MECH-PIP sudah hampir dibuka saat boss saya mengatakan bahwa sisa pertanyaan dari disiplin yang lain akan dibahas lebih detail pada pertemuan selanjutnya bersama orang yang lebih specific pada disiplinnya masing-masing. Saya yang dari awal sudah menikmati adrenalin mangalir di seluruh tubuh otomatis mengucap kata syukur paripurna "Alhamdulillah..."

sekian_kdn

Jumat, 12 September 2014

Celoteh

Saat kuliah Matematika 4, Pak Dosen, sebut saja Pak Mawan menjelasakan sebuah persamaan panjang yang cukup rumit. Karena ini mata kuliah Matematika 4, otomatis pengetahuan yang diajarkan berkaitan dengan mata kuliah Matematika 1, 2 dan 3. Pak Mawan menuliskan persamaan panjang itu di papan kapur kelas. Setelah selesai menulis beliau menjelaskan formula itu panjang lebar. Di satu titik beliau mengupas kembali pelajaran di mata kuliah Matematika 1, 2 dan 3. Beliau bertanya kepada semua penghuni kelas, "Ingatkan yang ini? dulu diajarin kan? masa' lupa??.. Dulu gak ngerti sekarang lupa...". Sontak seisi kelas tertawa berjamaah..

Nah ini waktu kuliah Perpindahan Kalor dan Massa. Pak Ipul (nama samaran) yang gemar berkelakar di kelas bercerita mengenai perkembangan dunia otomotif dunia. Dia mencontohkan China yang sangat cerdas menjiplak kecanggihan teknologi negara lain. Seperti motor Jepang yang sukses dijiplak pabrikan China. Pak Ipul-pun menyebut satu merk pabrikan China benama Jialing. "China itu hebat ya, coba liat motornya dijual di Indonesia namanya Jialing. Sebetulnya Indonesia juga bisa seperti China main contoh teknologi. Kita buat motor juga seperti pabrikan China "Jialing" dan kita kasih nama motor kita "Jianc*k"...". Lagi-lagi, seisi kelas tanpa komando tertawa bersama.

Based on true story..
Sekian_kdn

Jumat, 05 September 2014

Mungkin

Saya mau cerita sedikit, boleh kan ya.. Jadi sudah hampir 6 bulan ini saya tinggal di sebuah kota di ujung pulau jawa, Cilegon. Kota dengan banyak sekali plant besar, mungkin kalau dibayangkan perputaran uang di sini bisa gak kebayang, jadi gak usah dibayangkan..hehehee..

Selama di kota ini saya tidak punya kendaraan bermotor, saya hanya mengandalkan jalan kaki + sepeda untuk akses kemana-mana. Selama jalan kaki + sepeda itu saya jadi bisa melihat langsung keadaan kota ini secara lebih utuh dan apa adanya.

Saya sering sekali mikir jika bertemu dengan sesuatu yang unik atau apapunlah yang bisa membuat saya berpikir. Kadang-kadang dari situ saya cuma bisa ketawa atau ngelus dada. Sehabis mikir bisa bersyukur atau malah bersedih.

Saya ambil contoh, ini terjadi sudah lama dan setiap saya melihat ini pasti langsung mikir. Jadi di kota ini saya sering bertemu dengan orang gila. Ya orang gila, secara visual kita bisa langsung mengenali mereka. Mereka terlihat tidak terurus, berantakan, lusuh, memakai pakaian yang tidak layak bahkan ada yang tidak memakai pakaian sama sekali. Tuhan ampuni kami semua...

Diambil di pinggir jalan plant Krakatau Steel
Setiap saya melihat mereka saya berpikir kita adalah manusia yang sama-sama hidup di dunia ini. Dengan berjuta limpahan rahmat dari Tuhan untuk kita ambil dan bersama-sama menikmatinya. Kenyataannya saya terus melihat mereka berada di jalan-jalan kota ini hampir disetiap perjalanan sepeda saya.

Ingin membantu sebetulnya, entahlah tapi saya menemukan diri saya harus menerima kenyataan bahwa saya hanya bisa melihat mereka tanpa melakukan hal apapun. Saya harus menerima kenyataan bahwa saya menemukan diri saya seperti orang-orang yang lain membiarkan mereka hidup seperti itu. Seperti menganggap mereka tidak ada. Entahlah, mungkin saya tidak bisa membantu apa-apa untuk orang lain. Setidaknya ini masih mungkin, semoga kata mungkin tidak berubah menjadi kata memang. Semoga.

sekian_kdn



Sabtu, 23 Agustus 2014

Selamat Malam Hati

Selamat malam hati.
bagaimana kabarmu di sana ?
apakah baik-baik saja,
atau kau paksakan sehingga terlihat baik-baik saja.

Selamat malam hati,
bagaimana pula kabar karibmu si nurani ?
apa dia sehat-sehat saja,
yah semoga ia tidak pernah berubah persis seperti ia yang lama.

Selamat malam hati,
aku khawatir akan dirimu,
sangat khawatir terhadapmu,
jaga dirimu selalu,
karena kau temanku memandang semua hal ini dan itu.

Tetap menjadi pengawal,
tetap menjadi pengingat,
tetap menjadi batas,
aku ucapkan sekali lagi, selamat malam hatiku.

sekian_kdn


Jumat, 11 Juli 2014

Bapak

Setiap minggu saya punya ritual wajib yang selalu saya lakukan dari zaman kuliah sampai sekarang. Ritual itu adalah ngobrol sama Emes Yes (Ibu, alias Mamak). Setiap minggu itu juga saya akui saya agak jarang ngobrol sama Ebes Joss (Ayah alias Bapak). Apalagi ketika kuliah dulu, kalau ngobrol sama bapak saya, pasti seadanya dan seperlunya, tanya kabar gimana, urusan lancar dan selesai.

Suatu pagi di hari Minggu seperti biasa saya menghubungi Ibu saya untuk ngobrol. Karena sudah lama tidak ngobrol dengan ayah, ibu saya memberikan teleponnya kepada ayah saya. Beliau bicara sangat panjang. Saking panjangnya, setelah saya menutup telepon saya cek berapa lama durasi telepon tadi. memecahkan rekor teleponan saya selama ini, sejam lebih.. Hahaa, beliau cerita banyak memang, dari pekerjaan, kehidupan, nasihat dan kondisi dirinya pastinya. Salah satu yang menarik dari ucapan ayah saya waktu itu, dia bilang kurang lebih seperti ini, "Saya ini sudah pensiun, waktu sendiri tiba-tiba kebayang semua di pikiran saya, ada teman SD saya, wajah ammak, semuanya, dalam hati saya wah bahaya ini... Jadi saya cari kerjaanlah bersih-bersih rumah atau apapun". Waktu kata-kata itu muncul saya mikir, lah saya yang masih muda gini kalau sendirian sering sekali mikir yang aneh-aneh dan tenggelam oleh pikiran dan nyaris terlena. Saya jadi ikut-ikutan bilang, wah bahaya ini...

Perbincangan dengan ayah saya ini jadi berubah lama setelah beliau pensiun. Setelah bekerja lebih dari 30 tahun di perusahaan yang sama, akhirnya Desember 2013 beliau resmi gantung sepatu. Saya tidak bisa membayangkan 30 tahun dengan semua kesibukannya, di masa santai tak berbeban semua pengalaman akhirnya terlontar begitu lancar menuju kuping anaknya.

Itu bayi lucu banget ya..hehehee.. 
Dia ayah saya. Dia saya panggil Bapak. Orang yang saya teladani dari perilakunya. Segala hormat saya dan doa selalu tertuju kepadanya, ayah terhebat di dunia dan ibu tersayang : Allahumagfirlii waliwaalidayya warhamhuma kama robbayanii soghiraa..

sekian_kdn

Sabtu, 14 Juni 2014

Ceramah Sabtu

Setelah sekian lama, setelah beberapa tulisan sebelumnya hanya berakhir sebagai draft, akhirnya mencoba menulis lagi.

Walaupun cuma sedikit, yah lumayan buat sejarah kalau saya pernah menulis ini..

#Ada yang aneh saat aku memaki-maki anggota DPR yang tidur waktu sidang buat rakyat, sedangkan aku ini gampang tertidur waktu kuliah.

#Memang benar film kiamat sudah dekat. Ikhlas itu berat, ikhlas atas segala cobaan berupa musibah ataupun nikmat.

#Memang benar kata orang mengenai syukur. Ketika semua berujung atas syukur, dunia ini begitu luas dan lapang. Butuh latihan menysukuri sesuatu.

#Cermin itu juga berlaku atas perilaku, mungkin saja perilaku sebagian orang disekitar kita mencerminkan diri kita sebagai manusia.

#Jangan berhenti meminta hidayah.

Oke itu saja, dan saya merasa kalau saya makin lama makin tua.hehehee..

Sabtu, 19 April 2014

Teman

Suatu sore pernah saya dan teman jalan-jalan mencari lokasi alur penjelajahan buat suatu kegiatan. Posisi saya cuma berdua waktu itu. Sambil jalan-jalan kami menikmati udara kampung halaman. Sejuk dan nyaman seperti biasa. Sampai disuatu saat kami berdua sampai di puncak suatu bukit yang lumayan tinggi. Di puncak kami bisa mendengar suara mobil yang lewat tanda jalan raya yang dekat. Kami berdua punya 2 pilihan, mau menembus hutan menuju jalan tanpa parang, atau balik jalur menuju tempat awal. Putuskan, kami melaju menuruni bukit, menembus hutan dan membuka semak dengan tangan hingga sampai di jalan. Senang, kami lanjutkan duduk-duduk di taman. Sambil ngobrol dan main ayunan, kami melihat kembali bukit yang ditutupi hutan yang kami lewati barusan. Kami cuma berpikir, ini namanya teman...

sekian_kdn