Minggu, 17 Februari 2013
Short Trip - Bontang #Part1
Bontang - Dalam rangka liburan dan mengisi waktu luang, saya bersama sepeda saya mencoba mengelilingi sebagian tempat yang ada di Kota Bontang. Sepanjang perjalanan saya mengambil foto pemandangan dan inilah hasil jepretan saya selama perjalanan singkat saya di Bontang #Part1 pada tanggal 10 Februari 2013 dengan rute Kompleks PT Badak NGL - Sekambing - Jalur Pipa PT VICO Indonesia - Jalan Poros Bontang Samarinda - Kompleks PT PKT Bontang - Kompleks PT Badak NGL Bontang. Semoga bisa memberi gambaran tentang Kota Bontang :
Jumat, 28 Desember 2012
Setahun Kemarin
Yogyakarta - Suatu hari di awal medio tahun 2011, saya terbangun di pagi hari dan mendapati sudah ada beberapa sms masuk di hape saya. Karena SMS itu ,sebentar saya bepikir dan merenung apa benar dan apa baik ? Sebentar pula saya meyakinkan pikiran untuk realistis pesimis dan disaat yang sama hati ini mau meledak karena kontribusi tidak menunggu orang penakut. Saya tertantang, saya bersemangat tapi disaat yang sama ada suatu ruang sempit di hati saya yang mengatakan kalau ini akan sulit. Ya, sms itu berisi pesan dari seorang teman mengingatkan saya jangan lupa untuk mendaftar sebagai calon ketua di sebuah organisasi mahasiswa di kampus, karena saat itu adalah hari terakhir pendaftaran.
Sebuah keputusan, sore harinya saya resmi mendaftarkan diri untuk menjadi calon ketua organisasi mahasiswa di kampus saya. Tahap demi tahap saya lewati, dari orasi sampai hari pencoblosan. singkat cerita tak dinyana saya resmi terpilih sebagai ketua umum di organisasi tersebut.
Kesempatan kemarin itu anugerah.Yang kuasa memberi saya sebuah hadiah untuk belajar. Entahlah, setahun kemarin merupakan tahun yang berat, tetapi menyenangkan. Disini saya mendapat banyak sekali tantangan, tidak ada yang datar, selalu bergelombang terasa. Setahun kemarin saya merasa enak dan tidak, puas dan tidak, nyaman dan muak. Semua jadi pelajaran buat saya betapa tiap diri kita harusnya selalu berusaha menjadi insan positif, berkontribusi tak ada pamrih, bekerjasama atas kekeluargaan, profesionalisme karena keharusan, menerima kosekuensi karena keputusan dan silaturahim merupakan keutamaan.
Kesempatan kemarin itu anugerah.Yang kuasa memberi saya sebuah hadiah untuk belajar. Entahlah, setahun kemarin merupakan tahun yang berat, tetapi menyenangkan. Disini saya mendapat banyak sekali tantangan, tidak ada yang datar, selalu bergelombang terasa. Setahun kemarin saya merasa enak dan tidak, puas dan tidak, nyaman dan muak. Semua jadi pelajaran buat saya betapa tiap diri kita harusnya selalu berusaha menjadi insan positif, berkontribusi tak ada pamrih, bekerjasama atas kekeluargaan, profesionalisme karena keharusan, menerima kosekuensi karena keputusan dan silaturahim merupakan keutamaan.
![]() |
| teman belajar |
Kepada kawan seperjuangan setahun kemarin saya ucapkan terimakasih dan maaf. Hanya itu yang bisa saya ucapkan. InsyaAllah ini tulus dari hati saya, sekali lagi terimakasih dan maaf. Kalian luar biasa...
sekian_kdn
sekian_kdn
Jumat, 23 November 2012
3 Hal Itu...
Tiga hal itu..
Seseorang menyebrang di jalan yang sepi ketika ia ditabrak kendaraan yang melaju dengan cepatnya,
Seseorang bersantai di Sabtu yang nyaman ketika ia terkena serangan penyakit lamanya,
Seseorang yang mencoba beristirahat dan tertidur ketika esok paginya ia tak bisa membuka matanya.
ah, rahasia itu.. tidak ada yang tahu, hanya Dia yang tahu, dan memang kita tak perlu tahu..
rahasia itu membuat kita terjaga akan dunia yang sandiwara, harusnya...
Apa yang terjadi 10, 20 atau 30 tahun kedepan ?
Dimana seseorang akan tinggal ?
Ternyata ia nyenyak tidur di awan putih angkasa luas..
atau ternyata ia berusaha untuk sekedar menutup mata di pinggir jurang mirip palung lautan..
ah, rahasia itu.. tidak ada yang tahu, hanya Dia yang tahu, tetapi kita perlu untuk memperjuangkan itu..
rahasia itu membuat kita sadar, sebuah pilihan untuk hidup di masa depan, harusnya...
Seseorang duduk di pinggir danau kota,
Ada sesuatu dipikirannya, yang mengganggunya sekaligus menghiburnya,
Tentang seseorang diluar sana yang mungkin sama sekali belum dikenalnya,
Jangankan kenal, bersuapun mungkin belum pernah,
Tentang seseorang yang kelak mendampinginya,
Melewati sisa umur bersama dengan cinta dihatinya..
ah, rahasia itu.. tidak ada yang tahu, hanya Dia yang tahu, dan kita boleh berdo'a kepadaNya tentang seseorang itu..
rahasia itu membuat kita sadar, sebuah proses persiapan untuk cinta di masa depan, harusnya...
ah.. 3 hal itu....
sekian_kdn
Rabu, 26 September 2012
"Tenang dek, kan ada Abang.."
Kak, aku takut..
Tenang dek, kan ada Abang..
Kak, sungguh aku takut..
Tenang dek, kan ada Abang..
Kak, Aku beneran takut, takut Kakak pergi, Kakak tak punya alasan mengapa Kakak di sini sama Adek..
Tak usah Adek cari makna hadirnya Abang di sini, Abang di sini kan untuk Adek..
Tau istilah anak muda jaman sekarang yang umbar rasanya galau, ini namanya romantisme kegalauan asmara.
Seorang lelaki sejati akan selalu berkata "Tenang dek, kan ada Abang.." untuk menenangkan hati gelisah bunga hatinya, bidadarinya.. romantis...
Terinspirasi Dewa 19 "Aku Disini Untukmu"
sekian_kdn.
Jumat, 07 September 2012
Tentang KKN
Dan kereta itupun mulai melaju mengantarkan saya menuju
suatu tempat yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Jujur ekspektasi kala itu
terlalu biasa dibanding pengalaman hidup yang sudah saya dapat sekarang.
Sedikit malas sebetulnya, harus menyelesaikan sebuah ‘’beban’’ sebelum
benar-benar boleh kembali pulang ke kampung halaman. Beban yang ternyata
memberi banyak sekali pelajaran, terutama tentang kehidupan. Dan tersebutlah
dua buah desa bernama Wingko Sigromulyo dan Wingko Sanggrahan – Kabupaten Purworejo
Tawa Tengah, tempat banyak sekali pelajaran itu berasal.
Di sana saya dan 24 kawan dari berbagai fakultas bersiap
menghadapi kenyataan. Kenyataan apa itu masyarakat, membaur dengan mereka dan
belajar dari mereka tentang apapun. Kami disatukan oleh sebuah mata kuliah
kampus yang sudah terkenal seantero nusantara, KKN (kuliah kerja nyata).
Dinamikanya begitu terasa, mengertilah mungkin sebagian
besar mahasiswa termasuk saya belum terbiasa untuk menjadi sesorang yang
diposisikan sebagai orang dewasa yang berpikir tentang masalah-masalah berat
dan tentunya gak main-main. Kalau biasanya sebagai mahasiswa hanya berpikir
tentang dirinya, bagaimana dirinya, laparkah dirinya, dengan KKN semua itu
menjadi begitu sepele dan anak-anak. Masalah-masalah yang muncul selama sebulan
lebih ber-KKN ria menjadi sebuah paksaan bagi setiap mahasiswa merubah dirinya
menjadi lebih baik dan simpati kepada siapapun disekitarnya.
Paslah jadinya kalau kampus menjadikan KKN sebagai syarat
kelulusan (walau kadang berat ye, terutama sebelum pelaksanaan KKN seperti :
ngomel2 dalam hati apa guna KKN J,
bisakah melaksanakan tanggung jawab dengan baik, bisakah membaur, dll) bagusnya
saya jadi tau siapa diri saya, bagaimana
saya kalau dicampur dengan teman saya, bagaimana saya kalau dicampur masyarakat
dan bagaimana saya dengan emosi saya. Nice, saat lulus itu tiba proses KKN
menjadi pelengkap persenjataan seorang mahasiswa menghadapi pahit manisnya
kehidupan, gile-gile..
Keseluruhan, KKN itu penting. Dari awal saya yakin KKN itu
penting dan Alhamdulillah KKN memang terbukti penting. Serentak merasakan dinamika bermasyarakat.
Belajar betapa ternyata hubungan antar manusia itu begitu kompleksnya. Belajar
menjadi seorang manusia yang berperan sebagai pemecah masalah. Belajar menjadi
pribadi serba bisa, dari kerja kasar sampai yang ‘’halus-halus’’. Belajar
menjadi orang, menjadi orang baik di masa depan J.
Dan percayalah Indonesia itu memang Indah
Khusus untuk teman-teman saya di KKN PPM UGM unit 110
![]() |
| kiri atas : bima, meta, mia, ara, destiana, rinda, icha, sasa, ika, manda, ai', prames, hani, ellen kiri bawah : widi, kuncoro, zeindha, odi, hendra, tito, reza, apri, ane, ndaru, imam |
Untuk perempuan2 luar biasa : Awal bertemu jujur saya
ketawa-ketawa sendiri entah mengapa. Sebagai seorang yang ngampus di tempat
yang jarang wanitanya, dihadapkan kenyataan rapat perdana KKN bertemu dengan
wanita, saya jadi seperti kejatuhan berkah dan tiba-tiba dunia begitu indah dan
luasnya. Salut untuk ketangguhannya. Maaf rada jaim kalau lagi diskusi. Tetap
sama2 memperbaiki diri mbak.
Untuk brader ane selama KKN : Awal bertemu juga saya tak
menyangka akan bertemu kawan luar biasa. Alhamdulillah begitu nyambungnya
diskusi kita selama KKN kemarin. Dari diskusi berat sampai yang sepele, dari
teknis sampai jodoh idola. Jadi membuka wawasan mengenai banyak hal dan berguru
kepada guru cinta yang tau ciri-ciri seseorang jatuh cinta (katanya). Tetap
sama2 memperbaiki diri jek.
Bersyukur sekelompok dengan sekumpulan orang luar biasa yang
punya kemauan, tidak mengeluh, cerdas, pintar, peduli dengan teman, pemikir
kelas wahid, lucu juga, ada yang gak lucu, ada yang kurang lucu, ada yang
berusaha untuk lucu, wong edan, santai, selow mengahadapi masalah, nyambung
diskusi, teman nyangkul, teman galau, teman sok2an galau, pekerja keras, tak
hitungan, kritis, berwawasan luas, suri tauladan, enak dipandang dan tidak bisa
saya sebutkan satu persatu, banyaklah.. terimakasih, spesial kalian.
Sekian_kdn
Rabu, 05 September 2012
Catatan Perjalanan Sangkima - Taman Nasional Kutai
Sangkima, sebuah kawasan wisata yang masuk dalam daerah Taman Nasional Kutai. Taman Nasional Kutai sendiri atau orang sering menyebutnya dengan singkatan TNK memiliki luas 198.629 ha (tahun 1995 saat TNK secara resmi berubah statusnya menjadi taman nasional setelah sebelumnya berstatus suaka margasatwa). Dengan luas yang cukup besar TNK memang memiliki beberapa kawasan wisata yang lumayan asik untuk dikunjungi, seperti teluk kabah dengan keindahan hutan bakaunya dan Sangkima dengan keanekaragaman flora fauna yang mudah diakses wisatawan. Pada postingan kali saya mencoba untuk menceritakan kembali perjalanan singkat saya berpetualang dan berkeliling kawasan hutan Sangkima.
| Pintu gerbang sangkima |
Senin, 11 Juni 2012
Bersyukurlah Diriku Dirimu
![]() |
| Bahagialah karena Pelangi itu Memang Gratis... Bersyukurlah Diriku dan Dirimu.. (foto : awal 2009 kalau tidak salah) |
Mengapa suatu saat diriku dan mungkin dirimu merasa dunia begitu sempit untuk ditinggali,
begitu susah untuk dijalani,
begitu pahit untuk dirasakan,
dan begitu jahat untuk manusia..
Diriku dan mungkin dirimu berlomba memperbesar kesempitan hidup,
berlomba mempermudah kesulitan,
berlomba memaniskan dengan membeli kenikmatan,
berlomba berdamai dengan dunia..
Dan sampai suatu saat ketika mendapatkan kemudahan, manisnya kehidupan dan kedamaian dunia,
diriku dan mungkin juga dirimu seolah lupa,
lupa akan arti kehidupan,
lupa akan maksud kita tercipta di dunia,
lupa akan segala hal tentang kesulitan..
Diriku dan mungkin dirimu terbang oleh kenikmatan hidup,
dan dengan mudah terpuruk oleh kesulitan hidup..
Atau menjadi bangga oleh kenikmatan hidup,
dan menjadi begitu religius oleh kesulitan hidup..
Bukankah segala sesuatu tercipta berpasangan,
Pria wanita,
Tinggi rendah,
Senang susah,
Kemudahan Kesulitan..
Bersyukurlah akan kemudahan dan kesulitan hai diriku dan dirimu,
karena pelangi itu datang dan tidak meminta apapun dari Diriku atau Dirimu..
sekian_kdn
Langganan:
Postingan (Atom)



